Universitas Harapan Bangsa
News & Info

SHB News

Information

Date28 February 2017 10:13 am
ByAdministrator
Views127

PMB STIKes Harapan Bangsa Purwokerto
Berita

69 Mahasiswa SHB Ikuti Training PPGDON


Date28 February 2017 10:13 am
ByAdministrator
Views127

www.shb.ac.id, radarbanyumas.co.id — Sebanyak 69 mahasiswa Stikes Harapan Bangsa Purwokerto mengikuti Training Penanganan Penderita Gawat Darurat Obstetric Neonatus (PPGDON), 14 hingga 19 Februari lalu di kampus Stikes Harapan Bangsa Purwokerto, Jl. Raden Patah No.100, Ledug, Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dosen Prodi Kebidanan D3 Stikes Harapan Bangsa Purwokerto, Fauziah Hanum NA S.ST M.Keb ketika ditemui Radarmas mengatakan, acara training PPGDON diselenggarakan bekerjasama dengan founder dari tim medikal service 119. Latar belakang diadakannya training PPGDON yaitu masih tingginya AKB dan AKI di Kabupaten Banyumas.

"Training PPGDON tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga ada tiga dosen yang ikut. Mereka Ibu Tin Utami, Ibu Init Nerra dan Ibu Etika Dwi," katanya.

Hanum menjelaskan, seorang mahasiswa kebidanan diharuskan untuk mengikuti training PPGDON sebagai syarat bekerja pada rumah sakit, puskesmas, klinik serta berbagai fasilitas kesehatan lainnya. Manfaat yang didapat mahasiswa setelah mengikuti PPGDON diantaranya mereka menjadi semakin terampil dalam menangani kasus kegawatdaruratan.

"Selain itu, mereka juga bisa berintegrasi dengan tenaga kesehatan lainnya untuk penanganan kasus kegawatdaruratan. Mahasiswa mendapatkan dua sertifikat sekaligus. Yang pertama dari founder dan yang kedua dari Kemenkes RI," terang dia.

Dirinya menambahkan dengan menggandeng founder dari tim medikal service 119, biaya yang harus dikeluarkan dapat lebih menjadi lebih efisien dengan tetap mengutamakan mutu pendidikan. Pelatih-pelatih dari medikal service 119 juga telah tersertifikasi untuk menjadi seorang trainer. 

"Tim dokter spesialis dari 119 juga menghadirkan berbagai kolaborasi dokter spesialis mulai dari dokter spesialis jantung, paru-paru, anastesi, spesialis bedah, spesialis anak dan kandungan masing-masing sebanyak 2 hingga 3 dokter. Bahkan sampai practical skills juga didampingi oleh seorang dokter spesialis," tutup Hanum. (yda) 


Prev/Next News




© 2018 - www.uhb.ac.id Universitas Harapan Bangsa - Kerjasama dengan Radar Banyumas.
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang

Menu