Universitas Harapan Bangsa
News & Info

SHB News

Information

Date14 March 2017 10:17 am
ByAdministrator
Views157

PMB STIKes Harapan Bangsa Purwokerto
Berita

Makin Terampil dengan Materi Terapi Komplementer


Date14 March 2017 10:17 am
ByAdministrator
Views157

www.shb.ac.id, radarbanyumas.co.id — Seluruh mahasiswa semester 7 Prodi Keperawatan S1 STIKes Harapan Bangsa Purwokerto tahun ajaran 2016/2017 diwajibkan mengikuti kegiatan field trip terapi komplementer, 16 hingga 27 Februari. Lokasi praktek hypnoterapi, akupuntur dan akupressur disebar di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Puspita Ardelia, Dukuh Waluh dan LKP Lebah Emas, Purwokerto.

Dosen S1 Keperawatan STIKes Harapan Bangsa, Madyo Maryoto S Kep Ners MNS kepada Radarmas mengatakan, kegiatan field trip terapi komplementer yang harus diikuti oleh mahasiswanya diantaranya Hypnoterapi, Akupuntur dan Akupressur. Kegiatan terapi komplementer bertujuan untuk memberikan tambahan keterampilan kepada mahasiswa dengan bimbingan tim field trip dari dirinya bersama Beta S. S.Kep Ns. 

"Setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan field trip minimal 3 hari. Mereka diberi kebebasan untuk mengikuti salah satu dari beberapa terapi tersebut," katanya.

Madyo menjelaskan, dalam kegiatan field trip terapi komplementer, mahasiswa harus mampu menggali konsep terapi komplementer yang dipelajari meliputi jenis, pengertian, sejarah, prinsip dasar, indikasi, kontradiksi dan efek samping terapi. Mereka juga harus bisa mengobservasi peralatan yang digunakan pada terapi komplementer yang dipelajari, mengamati persiapan klien sebelum pelaksanaan terapi komplementer yang dipelajari beserta langkah-langkahnya.

"Mahasiswa juga harus mendokumentasikan pelaksanaan fieldtrip terapi komplementer yang dipelajari dalam bentuk CD dengan tetap menghargai privasi klien dengan tidak melupakan kewajiban untuk menyusun laporannya," terang dia.

Dirinya menambahkan selama kegiatan fieldtrip berlangsung, mahasiswa wajib hadir 10 menit sebelum pelaksanaan kegiatan field trip dimulai. Waktu ini dipakai untuk berkoordinasi dengan lahan fieldtrip sebelum, selama dan sesudah pelaksanaan fieldtrip serta mematuhi semua peraturan akademik dan lahan fieldtrip.

"Semua untuk melatih kedisiplinan. Karena terlambat sedikit saja maka dapat mengganggu jadwal kegiatan," tutup Madyo. (yda/bdg)  

      


Prev/Next News




© 2018 - www.uhb.ac.id Universitas Harapan Bangsa - Kerjasama dengan Radar Banyumas.
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang

Menu