Universitas Harapan Bangsa
News & Info

SHB News

Information

Date8 May 2017 10:52 am
ByAdministrator
Views126

PMB STIKes Harapan Bangsa Purwokerto
Berita

Peringati Hari Diabetes dengan Penyuluhan


Date8 May 2017 10:52 am
ByAdministrator
Views126

www.shb.ac.id, radarbanyumas.co.id — Memperingati Hari Diabetes Nasional yang jatuh setiap tanggal 18 April, segenap civitas akademika STIKes Harapan Bangsa Purwokerto menggelar penyuluhan kesehatan (penkes) dalam bentuk penyuluhan Diabetes Melitus yang dilanjutkan dengan pengecekan gula darah bagi warga Desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng.

Dosen Prodi S1 Farmasi STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, Peppy Octaviani DM MSc Apt MH kepada Radarmas mengatakan, dalam kegiatan tersebut mahasiswa yang dilibatkan berjumlah 48 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa farmasi semester 2 dan 8 beserta mahasiswa dari BEM Stikes.

"Kalau warga yang ikut ada sekitar 100 tamu undangan," katanya.

Peppy menjelaskan, realisasi di lapangan tidak hanya pelayanan cek gula darah gratis yang diberikan tetapi juga meliputi cek kolestrol dan asam urat. Ide pemilihan lokasi murni inisiatif dari mahasiswa dan ternyata Desa Kutaliman juga belum menjadi desa binaan Stikes Harapan Bangsa Purwokerto.

"Pertimbangan dipilihnya Desa Kutaliman bisa disebabkan karena letak geografis desa ini yang jauh dari berbagai fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan apotek," terang dia.

Dalam penyuluhan tersebut, dipaparkan cara untuk mengenali gejala-gejala Diabetes Melitus, cara mencegah dan mengendalikan sebab penyebab penyakit hingga pencegahan untuk menghindari komplikasi bagi yang sudah terkena diabetes. Dari hasil pengecekan asam urat pun diketahui 75 persen warga Desa Kutaliman menderita asam urat. Hal ini disebabkan karena tidak sedikit warga yang memakan sayur-sayuran dengan kandungan purin yang tinggi karena di Desa Kutaliman banyak warga yang memiliki kebun sendiri. 

"Mereka makan ya pakai daun singkong terus tempe. Padahal tempe itu purinnya ckup tinggi dan sangat berpotensi memicu asam urat. Warga disana makan tempe juga buat cemilan tidak hanya makan 1 cukup," sambung Peppy.

Dirinya berharap kedepan Desa Kutaliman dapat masuk menjadi desa binaan STIKes Harapan Bangsa Purwokerto karena warga Desa Kutaliman sangat antusias mengikuti semua kegiatan penkes, aktif bertanya saat penyuluhan dan berkeinginan agar ada kegiatan lain setelah penkes diabetes berakhir. (yda/bdg) 


Prev/Next News




© 2018 - www.uhb.ac.id Universitas Harapan Bangsa - Kerjasama dengan Radar Banyumas.
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang

Menu