Universitas Harapan Bangsa
News & Info

SHB News

Information

Date9 June 2013 11:24 am
ByAdministrator
Views130

PMB STIKes Harapan Bangsa Purwokerto
Berita

Seminar Nasional BE A POSITIVE NERSPRENEUR STIKES Harapan Bangsa


Date9 June 2013 11:24 am
ByAdministrator
Views130

www.shb.ac.id, Seminar Nasional “BE A POSITIVE NERSPRENEUR†2013 merupakan kegiatan yang diselanggarakan STIKES Harapan Bangsa. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2013. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 438 peserta yang terdiri atas para Mahasiswa STIKES, Praktisi dan akademisi dari perguruan tinggi perguruan tinggi.

 

Pada acara yang sama diadakan upacara ucap janji bagi mahasiswa Keperawatan D3 dan Keperawatan S1 yang akan memasuki praktek di lahan praktek.

 

Sambutan Ketua STIKES yang diwakili oleh Pembantu Ketua I Martyarini Budi S, S.Kep., Ns., M.Kep  mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan ilmiah yang mempunyai nilai strategis dalam upaya menyiapkan lulusan STIKES Harapan Bangsa  menjadi perawat-perawat yang profesional dan handal serta siap melaksanakan tugasnya kelak dikemudian hari. Untuk itu  Ketua STIKES sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan bahwa kegiatan seminar nasional seperti ini terus dilaksanakan pada kesempatan yang lain dengan materi yang berbeda agar pelaksanaan pendidikan kebidanan di STIKES Harapan Bangsa akan semakin baik dan sesuai dengan tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam acara prosesi pengambilan sumpah diawali dengan pengenalan profil pelopor perawat pertama di dunia, Florence Nightingale . Florence Nightingale adalah pelopor perawat modern, penulis dan ahli statistik. Ia dikenal dengan nama Bidadari Berlampu (The Lady With The Lamp) atas jasanya yang tanpa kenal takut mengumpulkan korban perang pada perangKrimea, di semenanjungKrimea, Rusia

 

Dalam Seminar Â ini mengundang  tiga orang pembicara yang berkompeten yaitu

1. Pembicara seminar : Hanung Prasetya, S.Kp., M.Si (Psy), Acupt, CHt, CI, CCH, LMNLP. Dengan tema “SUKSES BERSAMA HYPNOPRENEURSHIP†Beliauseorang enterpreneur dalam bidang Hypnoterapi. Menurut Hanung, belum banyak tenaga kesehatan yang mendalami & menerapkannya secara serius. Enterprenuer  yang berhasil harus perlu belajar terus, sehingga selalu tertantang untuk berkembang. Hanung juga mengatakan bahwa sesungguhnya setiap orang mampu menghipnotis, tetapi hanya sedikit orang yang menyadari bahwa dia mampu menghipnotis.

2. Pembicara 2 seminar :Ns. Dwi Putri Parendrawati, S.Pd, M.Kep, Sp.J membawakan makalah dengan tema “ALASAN PERAWAT TIDAK MAU MENJADI PENGUSAHAâ€. Isu tentang perawat pengusaha (Nursepreneur) telah meluas ke seluruh penjuru dunia. Namun belum di Indonesia. Belum banyak perawat Indonesia yang terjun dalam dunia Nursepreneur. Hal ini bisa jadi karena konsep Nursepreneur belum begitu dikenal di Indonesia. Menurut Ns. Dwi Parendrawati, ada 5 alasan mengapa perawat tidak mau menjadi pengusaha yaitu :

  • Tidak Yakin Dengan Dirinya
  • Takut Menghadapi Kegagalan
  • Tidak Tahu Usaha Apa Yang Ingin Dijalankan
  • Tidak Mau Berpindah Dari Zona Nyaman
  • Trauma Karena Pernah Mengalami Kegagalan

Ke-5 alasan itu yang paling ada dalam diri perawat, walaupun masih banyak faktor lain yang berpengaruh. Namun satu kalimat yang perlu perawat teriakkan bersama. "Menjadi Perawat Pengusaha (Nursepreneur)? Pasti Bisa!

 

3. Pembicara Ke 3 : Wasis Eko Kurniawan, S.Kep.,Ns., MPH. Beliau membawakan makalah dengan TEMA : “KAYA HATI DENGAN SOCIAL NERSPRENEURSHIPâ€. Wasis mengatakan bahwa Kaya Yang Terpuji adalah KAYA HATI, Hati Yang Selalu Merasa Puas Dan Tidak Tamak Dalam Mencari Kemewahan Dunia Bukan dengan banyaknya harta dan terus menrus ingin menambah dan terus menambah.

 

Wasis yang juga merupakan Master Public Health berpesan kepada semua peserta untuk menjadi perawat : Perawat yang mampu melihat peluang, Creative, Jangan selalu berambisi menjadi PNS dan bergantung pada instansi Negara, Mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, Berkarya, Memiliki hard dan soft skill yang baik.


Prev/Next News




© 2018 - www.uhb.ac.id Universitas Harapan Bangsa - Kerjasama dengan Radar Banyumas.
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang

Menu