Universitas Harapan Bangsa
UHB News

UHB News


Information

Date2 May 2023 10:42 am
ByReza Rokhadi
Views203




Berita

Silaturahmi Semakin Erat, UHB Semakin Hebat

Date2 May 2023 10:42 am
ByReza Rokhadi
Views203

- Buka Puasa Bersama Yayasan Pendidikan Dwi Puspita

PURWOKERTO - Yayasan Pendidikan Dwi Puspita kembali menggelar kegiatan rutin saresahan bersama seluruh pegawai, termasuk jajaran pegawai di Universitas Harapan Bangsa, Kamis, 6 April 2023, di Hotel Surya Yudha Purwokerto. Meski demikian, ada suasana berbeda pada pelaksanaan saresahan yang bertajuk "Evening Coffee" kemarin. Masih masuk dalam nuansa bulan suci Ramadan, kegiatan saresehan juga dilanjutkan dengan buka bersama antara Yayawan Pendidikan Dwi Puspita dengan seluruh pegawai. Alhasil, suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa dalam balutan silaturahmi.

Adapun kegiatan sarasehan antara Yayasan dengan pegawai memang rutin dilakukan dalam rangka sosialisasi kegiatan-kegiatan di Universitas Harapan Bangsa. Atau sosialisasi terkait ketentuan-ketentuan baru, baik tentang kepegawaian, akademik maupun non akademik.

"Biasanya saresehan antara Yayasan dengan pegawai dilakukan para pagi hari yang bertajuk 'Morning Coffee'. Namun sesekali dilakukan pada sore hari. Kalau kegiatan saresehan yang dibalut dengan kegiatan buka puasa bersama ini baru pertama kali dilakukan. Dan rencananya akan rutin digelar di tahun-tahun mendatang," ungkap Rektor UHB, dr. Pramesti Dewi, M.Kes.

Beliau menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama Yayasan mengadakan buka bersama dengan pegawai secara formal diadakan di Hotel Surya Yudha Purwokerto. Dalam kesempatan tersebut bu Rektor menyampaikan bahwa Yayasan selalu membuka selebar-lebarnya masukan saran dan kebutuhan dari para pegawai. Terutama yang berkaitan dengan sistem yang sudah berjalan maupun terhadap sistem yang akan dibangun demi membentuk keorganisasian di UHB berjalan dengan lebih baik.

 Lebih lanjut, bu Rektor menjelaskan dalam kegiatan saresehan tersebut menjadi momen bagi Yayasan untuk evaluasi, terutama yang berkaitan dengan pengembangan Universitas Harapan Bangsa. Diantaranya dari masukan atau kebutuhan yang disampaikan masing-masing pegawai. Tujuannya untuk lebih meningkatkan kinerja pegawai untuk membawa UHB ke arah yang lebih baik.

"Semuanya (baik masukan ataupun kebutuhan) bisa langsung dikomunikasikan pegawai secara langsung kepada Yayasan di forum tersebut. Sehingga bisa langsung dicarikan solusinya," jelas Rektor.

Pembina Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Yadi Fakhruzein Terang Jaya, S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya dosen untuk mengejar karir akademik dosen. Oleh karena itu, sertifikasi pendidik diharapkan bisa menjadi pemantik dan motivasi bagi para dosen Universitas Harapan Bangsa untuk menempuh studi lanjut S3. Tujuannya yakni menjadi guru besar atau profesor yang merupakan jenjang karir tertinggi bagi seorang dosen.

Hal itu pula yang disosialisasikan Yayasan Pendidikan Dwi Puspita dalam saresehan "Evening Coffee" kepada seluruh dosen yang ada di Universitas Harapan Bangsa. Yakni mengenai perubahan ketentuan studi lanjut S3 di Universitas Harapan Bangsa.

"Yayasan selalu menekankan pentingnya S3 bagi seorang dosen. Karena karir puncak dosen itu adalah sebagai professor. Maka harus memiliki kualifikasi akademik S3 untuk meraihnya. Tentunya juga harus memenuhi syarat-syarat lain yang dibutuhkan," ungkap beliau.

Untuk mendukung dosen memiliki gelar S3, Yadi melanjutkan, Yayasan Pendidikan Dwi Puspita telah memberikan sejumlah beasiswa kepada dosen untuk melaksanakan studi lanjut S3 sejak tahun 2018. Total sudah 16 dosen yang sedang melaksanakan studi lanjut S3. Baik menempuh pendidikan S3 di dalam maupun di luar negeri.

"Yayasan juga membuat rencana pengembangan dosen studi lanjut S3 yang dimulai dari tahun 2019 lalu. Dengan harapan seluruh dosen Universitas Harapan Bangsa nantinya akan menjadi profesor," tegasnya.

Di tahun 2023 ini, lanjut Pembina Yayasan, terdapat sejumlah 19 dosen yang memiliki jadwal melanjutkan S3. Keinginan kuat Yayasan untuk mendukung seluruh dosen melanjutkan studi S3 diwujudkan dengan menambah 1 komponen beasiswa yang sangat dibutuhkan, yaitu biaya pendidikan seperti biaya matrikulasi, SPP dan sumbangan pendidikan (apabila ada).

"Dengan adanya beasiswa biaya pendidikan S3 tersebut, maka rencana pengembangan dosen harapannya bisa berjalan sesuai jadwal," harapnya.

"Intinya Yayasan sangat mendukung penuh studi lanjut S3 dosen UHB dengan tujuan untuk peningkatan kinerja institusi dengan memiliki dosen kualifikasi S3 dan guru besar. Meski begitu, yang paling utama tentu saja untuk meningkatkan mutu pembelajaran di UHB. Sehingga dapat meluluskan mahasiswa dengan kualitas terbaik serta siap menjadi professional muda unggulan di Indonesia," tandas Pembina Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Yadi.

Selanjutnya, Kepala Biro SDM dan Legal Universitas Harapan Bangsa, Marlia Hafny Afrilies, S.H., M.H., menjelaskan mengenai ketentuan studi lanjut S3 dosen di lingkungan Universitas Harapan Bangsa.

Lebih lanjut, beasiswa studi lanjut S3 yang diberikan oleh Yayasan Pendidikan Dwi Puspita kepada para dosen antara lain gaji penuh, workshop/konferensi nasional/internasional/publikasi dan bantuan disertasi, serta reward atau penghargaan bagi dosen yang menyelesaikan S3 tepat waktu.

"Di tahun ajaran 2022/2023 ini beasiswa yang diberikan oleh Yayasan bertambah, yakni biaya pendidikan penuh (SPP) dan biaya pengembangan pendidikan dari perguruan tinggi tujuan S3 (apabila ada)," jelasnya.

Marlia menjelaskan, hasil monitoring evaluasi terhadap dosen dosen yang sedang melaksanakan S3, sampai sejauh ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti.

"Semoga para dosen studi lanjut bisa lulus tepat waktu dan segera kembali untuk semakin meningkatkan mutu pendidikan di UHB," kata dia.

Meski kegiatan saresehan lebih didominasi sosialisasi terkait studi lanjut S3 dosen, suasana diskusi santai antara Yayasan dan pegawai tetap terbangun hingga waktu berbuka puasa.

Di akhir kegiatan, sebelum berbuka puasa, jajaran Yayasan Pendidikan Dwi Puspita dan pegawai juga semakin tercerahkan lewat tausiyah yang disampaikan Ustadz M. Syahid Asgar, M.A., M.Sos., menjelang waktu berbuka puasa.

Ustadz Asgar menyampaikan mengenai ciri-ciri orang cerdas yang bisa dijadikan pedoman bagi para dosen yang notabene merupakan seorang yang berpendidikan. Oleh karena itu, dosen merupakan profesi yang mulia karena merupakan orang-orang cerdas yang bisa menularkan ilmunya ke orang lain.

"Rasulullah diutus untuk perbaikan akhlak. Selama ini patokan cerdas adalah IPK. Padahal, dalam Islam kecerdasan itu dibagi menjadi kecerdasan teori dan kecerdasan praktikal. Dosen itu muadib, diatasnya mudarist, sehingga dosen itu sangat multitalent di dunia pendidikan, yakni bisa mendidik teori dan dan mahir mendidik praktik," pungkasnya.

Buka Puasa Bersama Evening Coffee 

Prev/Next News




© 2024 - www.uhb.ac.id Universitas Harapan Bangsa - Kerjasama dengan Radar Banyumas.
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang

Menu